Tampilkan postingan dengan label meninggal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label meninggal. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 September 2014

Meninggal di Pengajian Uje Atjih Diduga Serangan Jantung


Warga Jalan Dahlia V No 37 RT 2/RW 09 Kelurahan Desa Kapuk, Cengkareng, Atjih (54), meninggal di tengah pengajian peringatan 40 hari meninggalnya Ustaz Jeffry Al Buchori alias Uje, Selasa (4/6/2013). Diduga, dia meninggal karena terkena serangan jantung.

"Saya raba nadi juga sudah enggak ada (denyutnya). Tapi, untuk memastikan kondisi selengkapnya, saya minta segera dilarikan ke UGD Rumah Sakit dr Suyoto," ujar Sri Hartanti dalam wawancara di UGD Rumah Sakit dr Suyoto, Rempoa, Tangerang Selatan, Selasa (4/6/2013) malam. Sri adalah tetangga almarhum Uje di Perumahan Bukit Mas, Jalan Narmada III, Rempoa, Tangerang Selatan.

Kebetulan, Sri adalah seorang dokter dan dia sempat melakukan pertolongan pertama kepada Atjih. "Saya coba bantu pompa jantungnya, terus tadi dia sempat ngorok ya. Pas saya cek, pupil matanya sudah membesar. Sampai di UGD, pas dicek dengan EKD, detak jantungnya sudah tidak ada," jelas Sri.

Dari pemeriksaannya, Sri menduga Atjih telah terkena serangan jantung. "Harus dilihat riwayat kesehatannya, penyakitnya apa. Kemungkinan serangan jantung," ujar dia. Meskipun saksi mengatakan posisi Atjih tidak berdesak-desakan di tengah pengajian, Sri mengatakan, kelelahan, belum makan siang, dan berada di lokasi pengajian sejak sore sudah membahayakan untuk seseorang dengan riwayat kesehatan memiliki penyakit jantung.

Terlebih lagi, lanjut Sri, jalan menuju lokasi rumah almarhum Uje juga naik turun. Sementara selama kegiatan pengajian berlangsung, kendaraan dilarang masuk sehingga seluruh jemaah pengajian harus berjalan kaki ke lokasi. "Dan dia (perawakannya) gemuk ya," papar Sri.

Masih dalam diagnosis Sri, Atjih dinyatakan meninggal dunia seketika sebelum sampai di UGD Rumah Sakit dr Suyoto. "Sudah tidak ada pas kejadian, meninggal seketika," ujar Sri.

Dari pengamatan Kompas.com, seusai dilarikan ke UGD, jenazah Atjih langsung dipulangkan ke kediamannya. "Langsung dibawa pulang. Keluarganya juga sudah dikabarin, mereka di sana sudah siap-siap," kata Yani, tetangga Atjih yang juga mengikuti pengajian 40 hari berpulangnya Uje.


Sumber : http://entertainment.kompas.com/read/2013/06/05/02342389/Meninggal.di.Pengajian.Uje..Atjih.Diduga.Serangan.Jantung

Rabu, 05 Februari 2014

SEGERA Dr Uthman El Muhammady Meninggal Dunia Ketika Sedang Membaca


SEGERA: Dr Muhammad Uthman El-Muhammady Meninggal Dunia

KUALA LUMPUR – Negara kehilangan ulama besar bila Dr Muhammad Uthman El-Muhammady meninggal dunia ketika sedang membaca di kediamannya di ISTAC, Taman Duta di sini petang tadi.
Dilahirkan pada 9 Feb 1943 di Kelantan, Dr Muhammad Uthman ialah tokoh yang tidak asing khususnya dalam dunia intelektual Islam dan telah mengtinjauankan ratusan penulisan berkaitan ketamadunan Islam amnya.
Memasuki Universiti Malaya Kuala Lumpur dan mendapat B.A. dalam Pengajian Islam; menjadi tutor dan mendapat M.A; dikurniakan Ijazah Doktor Persuratan Kehormat (D.Litt.), Universiti Sains Malaysia (USM); dikurniakan ijazah kehormat Doktor Falsafah (Ph.D), Universiti Utara Malaysia.
Dilantik sebagai Fellow Kehormat Institut Kefahaman Islam Malaysia Kuala Lumpur sejak 1995 hingga 2008. Kemudian dilantik semula hingga 2010.
Kini beliau adalah Felo Amat Utama Akademik ISTAC IIUM, dan ahli lembaga pemegang amanah Yayasan karyawan, juga pensyarah sambilan peringkat ijazah sarjana dalam perbandingan agama UiTM.
Dr. Uthman juga adalah mantan Profesor Adjung Pengajian Islam Universiti Petronas.
Allahyarham meninggalkan balu, Mariam Hussein, 65, serta 12 anak berusia antara 20 hingga 40-an.
Jenazah beliau akan disembahyangkan di Masjid Universiti Islam Antarabangsa (UIA) Gombak dan dijangka dikebumikan selepas solat zuhur di Tanah Perkuburan Islam UIA hari ini.
Mynewshub.my

Kamis, 26 Desember 2013

Isteri meninggal setelah mengetahui suaminya kahwin lagi

Seorang wanita Arab Saudi meninggal dunia, setelah mengetahui suaminya menikah lagi.
Si suami membiayai pernikahan barunya, dengan memakai wang pinjaman dari bank, yang diajukan atas nama isteri pertamanya.

Menurut sang wanita malang, dia diminta oleh suaminya untuk mengajukan pinjaman ke bank, sehingga mereka bisa menyewa apartmen lain, sampai renovasi rumah mereka selesai.
"Tapi, dia kemudian tahu bahawa suaminya menggunakan wang pinjaman dari bank, untuk menikahi wanita lain di rumah lama mereka, sementara dia (isteri pertama)  tinggal di flat baru," demikian pemberitaan Harian Alsaudeh, dan dikutip laman Emirates247, Selasa (16/10/2012).

Wanita itu menjadi sangat marah, dan langsung kena serangan jantung, lantas meninggal beberapa hari kemudian.
Sebelum kematiannya, dia menulis sebuah puisi yang menggambarkan penderitaannya, dan meminta agar puisi itu dirakam oleh suara yang terkenal dan dipublikasikan secara online. Peristiwa ini terjadi di Arab Saudi, tapi tidak disebutkan lokasinya di mana. (*) TRIBUNNEWS.COM 
Older Post ►
 

Copyright 2011 Rudy Suryadi